Seputar Peradilan

 

LIMBOTO – Asap pekat menyelimuti ruangan Pengadilan Agama Limboto disertai dengan suara letusan-letusan yang terdengar kencang pada pagi ini (30/07). Seluruh warga pengadilan termasuk Ketua Pengadilan Agama Limboto panik berlarian keluar berusaha menyelamatkan diri sembari berteriak, “Kebakaran, kebakaran, kebakaran”. Pengendara yang melintas serta warga sekitarpun bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

 

WhatsApp Image 2019 07 30 at 14.53.45 1

 Proses evakuasi melalui jendela ruangan lantai II

Suara sirine mobil pemadam kebakaran UPTD Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo terdengar semakin kencang mendekat. Seluruh personil pemadam kebakaran dengan sigap cepat melakukan upaya evakuasi serta pemadaman titik api agar tidak semakin menyebar. Tampak dua buah tandu keluar dari dalam gedung membawa masing masing satu orang korban dalam keadaan tidak sadarkan diri. Pertolongan pertama berupa CPR atau Cardiopulmonary Resuscitation langsung diberikan oleh petugas untuk menyelamatkan nyawa korban setelah diletakkan pada tempat yang aman.

Evakuasi darurat melalui jendela terpaksa dilakukan mengingat sudah tidak ada lagi jalan lain untuk keluar dari ruangan yang terdapat di lantai II Pengadilan Agama Limboto tersebut. Penyelamatan dramatis ini dilakukan demi menyelamatkan Bapak Siswanto Supandi dan Bapak Fandy Lahay yang terjebak di dalam ruangan. Dengan menggunakan tangga evakuasi milik UPTD Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, keduanya berhasil dievakuasi keluar dari ruangan tersebut dengan selamat.

Demikian gambaran yang tampak dari rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Alam dan Kebakaran yang dilakukan di kantor Pengadilan Agama Limboto bekerja sama dengan UPTD Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo. Ketua Pengadilan Agama Limboto, Drs. H. Nasrudin, S.H., menyatakan bahwa kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh jajaran Pengadilan Agama Limboto jika sewaktu-waktu terjadi bencana maupun kebakaran.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian sosialisasi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Dr. Sumanti Maku, M.Si., yang diikuti oleh para Hakim, Panitera, Sekretaris, para pejabat struktural dan fungsional, serta karyawan/ti Pengadilan Agama Limboto. Sumanti Maku menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk diselenggarakan, memberikan pengetahuan yang benar mengenai bagaimana cara yang tepat dalam menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalisir jatuhnya korban dan kerugian.

Sumanti Maku juga mengapresiasi penuh Pengadilan Agama Limboto yang telah menunjukkan inisiatif serta komitmennya terhadap pentingnya sikap tanggap bencana dengan menyelenggarakan kegiatan ini.

Pada akhir kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Tanggap Darurat Bencana Alam dan Kebakaran dilakukan penandatanganan berita acara oleh Dr. Sumanti Maku, M.Si selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Dra. Niswaty Puluhulawa, S.H. selaku Sekretaris Pengadilan Agama Limboto, dan Drs. H. Nasrudin, S.H. selaku Ketua Pengadilan Agama Limboto. Kegiatan ditutup dengan penyerahan Sertifikat Pelatihan Bencana oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo kepada Pengadilan Agama Limboto.

WhatsApp Image 2019 07 30 at 10.40.57

Foto bersama seluruh pegawai Pengadilan Agama Limboto dan Tim BPBD Kabupaten Gorontalo

APLIKASI - APLIKASI  PENDUKUNG